Minggu, Mei 04, 2008

Pergeseran Nilai Masyarakat Dalam Pernikahan

Berikut ini adalah contoh pergeseran nilai masyarakat dalam pernikahan:


PERNIKAHAN, Wanita

Jaman dahulu, wanita berusia 25 tahun, kebanyakan dari mereka sudah memiliki dua orang anak, yang sulung kelas 1 SD dan adiknya masuk TK kecil, itu artinya wanita tadi menikah pada usia muda 19-20 th.


Kemudian terjadilah pergeseran nilai-nilai dalam masyarakat, sehingga pada jaman berikutnya…

Wanita berusia 25th. kebanyakan dari mereka sudah memiliki satu orang anak, ada yang baru saja lahir atau bahkan ada yang sedang hamil anak pertama, itu artinya wanita tadi menikah pada usia 23-24 th.


Kemudian terjadi lagi pergeseran nilai-nilai dalam masyarakat, sehingga pada jaman berikutnya…

Wanita berusia 25th. ada banyak juga dari mereka sudah memiliki satu orang anak, ada yang baru saja lahir atau bahkan ada yang sedang hamil anak pertama, tapi wanita itu baru saja memikirkan akan menikahi ayah dari anaknya.


PERNIKAHAN, Pria.

Jaman dahulu, pria berusia 35th. kebanyakan dari mereka sudah memiliki tiga orang anak dan dua orang istri, yang sulung dan adiknya adalah hasil dari istri pertama, yang bungsu hasil dari istri kedua.


Kemudian terjadilah pergeseran nilai-nilai dalam masyarakat, sehingga pada jaman berikutnya…

Pria berusia 35th. kebanyakan dari mereka sudah memiliki tiga orang anak, dan seorang istri serta pacar gelap, ketiga anaknya adalah hasil dari seorang istrinya sedangkan dari pacarnya diusahakan agar tidak sampai punya anak.


Kemudian terjadi lagi pergeseran nilai-nilai dalam masyarakat, sehingga pada jaman berikutnya…

Pria berusia 35th. ada beberapa dari mereka sudah memiliki tiga orang anak dan dua atau tiga orang pacar terang-terangan, ketiga anaknya adalah hasil dari pacar-pacarnya, dan pria itu belum pernah memikirkan akan menikahi pacar-pacarnya.


Tidak ada komentar: