Tampilkan postingan dengan label Humor Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Humor Politik. Tampilkan semua postingan

Minggu, Januari 30, 2011

Info dari Peter Arnett: Penyebab Perang Iraq

Peter Arnett wartawan perang kondang Perang Teluk I, ketika itu ia bertugas sebagai wartawan CNN (1991) kemudian menjadi wartawan di jaringan televisi nasional Amerika Serikat (ABC), didepak oleh kantornya dengan tuduhan menyebarkan rasa permusuhan dan di kalangan masyarakat Amerika Serikat.

Penyebabnya ketika Peter Arnett diwawancara oleh stasiun teve Al Jazerra, ia menyampaikan opini pribadi tentang penyebab terjadinya perang Amerika Serikat vs Irak. (Sebenarnya informasi ini aktual)

Berikut petikan wawancaranya :

Al Jazerra : Apakah anda mempunyai informasi khusus kenapa Presiden George Walker Bush ingin menyerang Irak.

Peter Arnett : Saya hanya memperoleh informasi dari kalangan Dewan Keamanan Nasional dan Penasehat Presiden mengenai hal itu.

Al Jazerra : Bisakah anda ceritakan sedikit.

Peter Arnett : Baiklah. Informasinya seperti ini:

Suatu hari Presiden Amerika Serikat George Walker Bush menelepon Presiden Irak, Saddam Hussain. "Mr. Saddam Hussain, coba tunjukan letak senjata Biologismu."

Mendengar permintaan George W Bush tersebut, Saddam Hussain pun menjadi murka. "Ihhh... Emangnya Gue Cowok Apaan !!!!"

Maka terjadilah perang Amerika vs Irak dan Peter Arnett dipecat karena membocorkan rahasia negara......

Selengkapnya: Info dari Peter Arnett: Penyebab Perang Iraq

Kamis, Januari 20, 2011

Pelajaran Komunisme

Kisah ini berasal dari Uni Sovyet. Komisaris partai membawa seorang petani ke kantornya dan mencecokinya dengan pelajaran-pelajaran paling mendasar tentang komunisme.

"Kalau kau mempunyai dua ladang, apakah kau mau memberikan satu dari ladang itu kepada negara?" tanya si komisaris.

"Oh, tentu," jawab si petani.

"Kalau kau mempunyai dua rumah, dan dapat hidup dengan satu rumah, apakah kau mau memberikan satu dari rumah itu kepada negara?"

"Oh, tentu," jawab si petani. Dan ketika pertanyaan yang sama dalam hal mobil diajukan, dia juga mau untuk memberikan satu kepada negara.

"Lalu, kalau kau mempunyai dua kuda," tanya si komisaris, "Apakah kau mau memberikan satu dari kuda itu kepada negara?"

"Tidak," jawab si petani.

"Mengapa?" komisaris begitu terkejut.

"Karena saya memang memiliki dua kuda."

Selengkapnya: Pelajaran Komunisme

Rabu, Januari 19, 2011

Peraturan Berita Negara

Seorang jendral Militer mengundang para wartawan guna memberi arahan apa yang boleh diberitakan dan apa yang tidak boleh diberitakan.

"Berita Suksesi tidak boleh ditulis, Presiden tidak suka. Pemogokan buruh, jangan ditulis, nanti terjadi konflik. Berita korupsi tidak boleh dipolitisir, wibawa pemerintah rusak. Monopoli tidak boleh menyebut keluarga Presiden, itu tidak etis. Politik tidak boleh memihak rakyat, nanti resah. Kenaikan harga tidak boleh dijadikan berita utama, rakyat nanti marah."

Seorang wartawan muda yang tidak sabar lalu menyela, "Kalau begitu, Jendral, apa yang boleh kami beritakan?"

Si Jendral menjawab dengan tenang, "Kalian beritakan apa yang barusan saya ucapkan!"

Selengkapnya: Peraturan Berita Negara

Senin, Januari 10, 2011

Amerika Tidak Akan Menyerang Indonesia

Pentagon membayangkan jika AS terpaksa harus menyerang Indonesia, berapa kerugian yang harus di pikul pihak AS dan berapa keuntungan pihak indonesia dari kehadiran tentara AS di sana.

Begitu memasuki perairan dataran Indonesia, mereka akan di hadang pihak bea cukai karena membawa masuk senjata api dan senjata tajam serta peralatan perang tanpa surat izin dari pemerintah RI. Ini berarti mereka harus menyediakan "Uang Damai", coba hitung berapa besarnya jika bawaannya sedemikian banyak.

Kemudian mereka mendirikan Base camp militer , bisa di tebak di sekitar base camp pasti akan di kelilingi oleh penjual Bakso, Tukang Es kelapa, lapak VCD bajakan, sampai obral Cel-Dam Rp. 10000 3 Pcs. Belum lagi para pengusaha komedi puter bakal ikut mangkal di sekitar base camp juga.

Kemudian kendaraan-kendaraan tempur serta tank-tank lapis baja yang di parkir dekat base camp akan di kenakan retribusi parkir oleh petugas dari dinas perpakiran daerah. Jika dua jam pertama perkendaraan dikenakan Rp. 10.000,- (maklum tarif orang bule), berapa yang harus di bayar AS kalau kendaraan & tank harus parkir selama sebulan.

Sepanjang jalan ke lokasi base camp pasukan AS harus menghadapi para Mr. Cepek yang berlagak memperbaiki jalan sambil memungut biaya bagi kendaraan yang melewati jalan tersebut. Dan jika kendaran tempur dan tank harus membelok atau melewati pertigaan mereka harus menyiapkan recehan untuk para Mr. Cepe.

Suatu kerepotan besar bagi rombongan pasukan jika harus berkonvoi, karena konvoi yang berjalan lambat pasti akan di hampiri para pengamen, pengemis dan anak-anak jalanan, ini berarti harus mengeluarkan recehan lagi. Belum lagi jika di jalan bertemu polisi yang sedang bokek, udah pasti kena semprit kerena konvoi tanpa izin. Bayangkan berapa uang damai yang harus di keluarkan.

Di base camp militer, tentara AS sudah pasti nggak bisa tidur, karena nyamuknya gede-gede kayak vampire. Malam hari di hutan yang sepi mereka akan di kunjungi para wanita yang tertawa dan menangis. Harusnya mereka senang karena bisa berkencan dengan wanita ini tapi kesenangan tersebut akan sirna begitu melihat para wanita ini punya bolong besar di punggungnya.

Pagi harinya mereka tidak bisa mandi karena di sungai banyak di lalui "Rudal Kuning" yang di tembakkan penduduk setempat dari "Flying helicopter" alias wc terapung di atas sungai.

Pasukan AS juga tidak bisa jauh jauh dari pelaratan perangnya, karena di sekitar base camp sudah mengintai pedagang besi loakan yang siap mempereteli peralatan perang canggih yang mereka bawa. Meleng sedikit saja tank canggih mereka bakal siap dikiloin. Belum lagi para curanmor yang siap beraksi dengan kunci T-nya siap merebut jip-jip perang mereka yang kalau di dempul dan cat ulang bisa di jual mahal ke anak-anak orang kaya yang pengen gaya-gayaan.

Dan yang lebih menyedihkan lagi badan pasukan AS akan jamuran karena tidak bisa berganti pakaian. Kalau berani nekat menjemur pakaiannya dan meleng sedikit saja, besok pakaian mereka sudah mejeng di pasar jatinegara di lapak-lapak pakaian bekas.

Peralatan telekomunikasi mereka juga harus di jaga ketat, karena para bandit kapak merah sudah mengincar peralatan canggih itu.

Dan mereka juga harus membayar sewa tanah yang di gunakan untuk base camp kepada haji Husin, haji mamat, dan engkong jai' para pemilik tanah. Di samping itu mereka juga harus minta izin kepada RT/ RW dan kelurahan setempat, berapa meja yang harus di lalui dan berapa banyak dana yang harus di siapkan untuk meng-Amplopi pejabat-pejabat ini.

Para komandan di pasukan AS ini juga akan kena tugas tambahan mengawasi para prajuritnya yang banyak menyelinap keluar base camp buat nonton dangdut di RW 06, katanya ada Inul di sana.

Membayangkan ini semua akhinya Rumsfield memutuskan TIDAK AKAN MENYERANG INDONESIA !!!

Selengkapnya: Amerika Tidak Akan Menyerang Indonesia

Selasa, Januari 04, 2011

Peresmian WC Umum Oleh Bapak Camat

Desa Kuncung mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat di bidang pembangunan sarana dan prasarana, mereka sekarang mendapat WC umum untuk warga, setelah sekian lama mereka memakai kali sebagai sarana WC umumnya. Tetapi karena kebiasaan korupsi di dalam organisasi pemerintahan, maka WC umum yang dibangun buruk hasilnya dengan lubang di mana-mana.

Setelah pembangunan sarana tersebut selesai, Pak Camat yang akan meresmikan. Dan upacara peresmian berlangsung, MC pun berkata:

"Para hadirin sekalian, dan hari ini wc umum akan diresmikan oleh Bapak Camat. Suatu kehormatan dari kami kepada Bapak Camat, kami mempersilahkan Bapak Camat mencoba pertama kali WC tersebut, disaksikan oleh warga desa sekalian. Waktu dan tempat kami persilahkan, terima kasih."

Selengkapnya: Peresmian WC Umum Oleh Bapak Camat

Selasa, November 30, 2010

Pasien Indonesia

Empat orang dokter bedah profesional asal negeri Paman Sam dikirim ke Indonesia guna membantu para korban kerusuhan dan para korban ledakan bom karena banyak dari mereka luka parah akibat peluru atau pecahan bom yang bersarang di tubuh mereka.

Ketika mereka sedang istirahat di ruang tunggu Rumah Sakit Pertamina, mereka mengobrol tentang pasien Indonesia favorit mereka.

Kata dokter bedah pertama," Saya suka orang Indonesia yang berprofesi sebagai akuntan. Setiap kali membedah, bagian tubuhnya sudah tertera dalam angka-angka."

"Bukan," sergah dokter bedah satunya. "Pustakawan tentu yang terbaik.Organ-organ dalam tubuhnya tersusun rapih berdasarkan abjad."

"Ah, kalian semua belum pernah mencoba membedah tukang listrik," kata yang satunya," Semua bagian dalam tubuhnya diberi kode warna!"

Tiba-tiba, dokter bedah terakhir setengah berteriak," Kalau saya, lebih suka politikus Indonesia. Membedah mereka lebih gampang, karena tidak punya hati, tidak punya otak, dan tidak punya saraf malu. Cuma mulutnya aja yang besar."

Selengkapnya: Pasien Indonesia

Senin, September 13, 2010

Ukuran Alat Vital

Pada konferensi pers, seorang wartawan berkata kepada politikus yang mencalonkan diri sebagai presiden, "Sekretaris Anda di depan umum mengatakan bahwa Anda memiliki penis kecil. Tolong berikan komentar.."

"Sebenarnya," jawab politisi, "dia memiliki mulut besar."

Selengkapnya: Ukuran Alat Vital

Sabtu, September 04, 2010

Tergantung

"Aku salut dengan bapakmu," puji seorang anak pada temannya yang memiliki bapak, selain anggota DPR juga pengusaha sukses.

"Kenapa emang?"

"Dia betul-betul pintar ngatur waktu. Selain karier politiknya melesat, perusahaannya pun maju pesat."

"Ooo..."

"Omong-omong, berapa lama bapakmu tidur seharinya?" si anak bertanya lagi.

"Itu tergantung."

"Maksudnya?"

"Kata bapak, tergantung berapa lama sidangnya."

Selengkapnya: Tergantung

Rabu, Agustus 11, 2010

Cara Agar Lulus Ujian CPNS

Suatu hari, si A, B dan C datang ke kantor untuk mengikuti ujian CPNS. Hari itu materinya wawancara lisan. Satu persatu mereka dipanggil pewawancara.

Si A memasuki ruangan.
Pewawancara: “Berapa 100 ditambah 100?”
A: “250, Pak”
Pewawancara: “Maaf, Anda tidak diterima. Alasannya, Anda bermental korupsi”
Si A keluar ruangan.

Si B memasuki ruangan
Pewawancara: “Berapa 100 ditambah 100?”
B: “150, Pak”
Pewawancara: “Maaf, Anda tidak diterima. Alasannya, Anda merugikan negara.”
Si B keluar ruangan.

Si C memasuki ruangan
Pewawancara: “Berapa 100 ditambah 100?”
Si C: “Terserah Bapak. Saya siap melaksanakan”
Pewawancara: “OK! Anda lulus sebagai PNS! Alasannya, Anda penuh pengertian.”

Selengkapnya: Cara Agar Lulus Ujian CPNS

Sabtu, Juli 17, 2010

Mengukur Tinggi Menara

Seorang insinyur, seorang matematikawan dan seorang politikus diberi tugas mencari tinggi dari menara sebuah mercusuar (yang pertama untuk mendapatkan hasil yang tepat memenangkan $1.000).

Insinyur itu mencoba mengingat hal-hal tentang tekanan diferensial, tetapi terpaksa memanjat menara dan menurunkan tali dengan bandul sampai menyentuh tanah dan kemudian turun dan mengukur panjang tali.

Ahli matematika itu meletakkan sebuah garis acuan, diukur sudut ke atas menara dari kedua ujung dan bekerja di luar tinggi dengan trigonometri.

Namun, politikus memenangkan hadiah. Dia membelikan kontraktor menara itu bir di bar lokal dan dia memberitahu tinggi menara itu.

Selengkapnya: Mengukur Tinggi Menara

Selasa, Juli 06, 2010

Mengetahui Umur Tengkorak

Ketika sebuah tengkorak manusia purba berhasil diangkat dari lembah Sangiran, kelompok ilmuwan yang meneliti kesulitan untuk menentukan umurnya.

Berbagai tes di laboratorium dilakukan dengan berbagai hasil yang tidak cocok satu dengan yang lainnya. Setelah berjalan enam bulan tanpa hasil, kabar tersebut terdengar oleh pimpinan badan intelijen yang lalu memerintahkan anak buahnya untuk mengambil alih masalah tersebut.

Tiga hari kemudian, dengan bangga ia mengabarkan kepada kelompok ilmuwan tadi bahwa tengkorak itu bernama Phalus Erectus dan umurnya 25.141 tahun 6 bulan 3 hari. Kelompok ilmuwan tersebut heran dan terkagum-kagum.
“Bagaimana anda dapat menentukan nama dan usia tengkorak tersebut sedemikian tepatnya padahal kami sendiri dengan berbagai peralatan canggih tidak memperoleh hasil yang memuaskan?” tanya para ahli tersebut.

Sang perwira dengan bangga menjawab, “Memang anak buah saya sempat memar tinjunya dan tengkorak tersebut tidak kalah parah keadaannya, tetapi akhirnya ia tidak tahan dan mengaku juga.”

Selengkapnya: Mengetahui Umur Tengkorak

Senin, Juni 07, 2010

Kesalahan Dalam Perusahaan

Sebuah perusahaan otomotif di Amerika dan Japan memutuskan untuk mengadakan kompetisi mendayung di sungai Detroit. Kedua tim telah berlatih keras dan lama untuk mencapai kemampuan terbaik mereka.

Tim Jepang menang 1 kilometer.

Setelah itu, tim Amerika sangat kecewa dengan kekalahan yang ada. Manajemen perusahaan kemudian menyimpulkan bahwa alasan kekalahan harus dapat ditemukan. Mereka akhirnya membentuk Panitia Khusus Eksekutif Peningkatan Performa Tim untuk menginvestigasi masalah dan merekomendasikan aksi perbaikan.

Kesimpulan Pansus: Masalahnya adalah orang Jepang memiliki 8 orang yang mendayung dan 1 orang yang memberi aba-aba (steering), sedangkan tim Amerika memiliki 1 orang yang mendayung dan 8 orang memberi aba-aba. Perusahaan Amerika itu akhirnya menyewa konsultan manajemen untuk mempelajari struktur manajemen pada tim dayung.

Setelah beberapa lama dan menghabiskan jutaan dollar, konsultan menyimpulkan bahwa "terlalu banyak orang memberi aba-aba dan tidak cukup pendayung". Untuk mencegah kekalahan pada tahun berikutnya, struktur manajemen tim dayung diubah menjadi "4 steering manager, 3 area steering manager, dan 1 staff steering manager" dan pembuatan sistem peningkatan performa baru untuk orang yang mendayung perahu dengan memberikan insentif lebih besar agar bekerja lebih keras dan menjadi six sigma performer.

Tahun berikutnya Jepang menang 2 kilometer.

Perusahaan Amerika kemudian menyerah dengan keadaan performa yang menurun, menjual semua dayung, membatalkan investasi modal untuk pembelian peralatan baru, menghentikan pengembangan kano yang baru, memberikan penghargaan piagam performa tinggi kepada konsultan, dan mendistribusikan uang yang masih ada sebagai bonus untuk para eksekutif senior.

Selengkapnya: Kesalahan Dalam Perusahaan

Selasa, April 27, 2010

Pejabat Yang Menjadi Dosen

Di kantin sebuah universitas, Udin dan Tono dua orang mahasiswa sedang berbincang-bincang :

Tono : "Saya heran dosen ilmu politik, kalau ngajar selalu duduk, tidak pernah mau berdiri."

Udin : "Ah, gitu aja diperhatiin sih Ton."

Tono : "Ya, Udin tahu ngak sebabnya."

Udin : "Barangkali aja, cape, atau kakinya gak kuat berdiri."

Tono : "Bukan itu sebabnya Din, sebab dia juga seorang pejabat."

Udin : "Loh, apa hubungannya?!!"

Tono : "Ya kalau dia berdiri, takut kursinya diduduki orang lain."

Udin : "???"

Selengkapnya: Pejabat Yang Menjadi Dosen

Minggu, Maret 14, 2010

Rahasia Anu Besar

Mantan president Bill Clinton sedang mengintip bersama Presiden Barrack Obama.

"Apakah benar, semua orang negro memiliki 'senjata' yang besar?" Bill Clinton bertanya

"Seperti yang anda lihat," jawab Obama.

"Ajaib, bagaimana mereka bisa mendapatkannya?"

"Sederhana saja," kata Obama. "Setiap malam sebelum tidur, kami memukul-mukulkan 'senjata' itu ke ujung ranjang."

Malamnya, selesai makan, Bill Clinton naik ke tempat tidur dan mulai memukul-mukulkan 'senjata'nya ke ujung ranjang.

Istrinya terperanjat.
"Berhenti bertingkah seperti negro, dan segeralah tidur!" kata sang istri.

Selengkapnya: Rahasia Anu Besar

Sabtu, Januari 09, 2010

Arti Kata Chaos

Seorang anak yang sedang belajar bahasa Inggris hendak menanyakan arti sebuah kata dalam bahasa Indonesia karena kamusnya sedang dipinjam oleh temannya.

Kata tersebuat adalah : "Chaos".

Anak : "Bu, apa arti kata chaos dalam bahasa Indonesia?"

Ibu : "Oh... itu tergantung siapa pengarang kamusnya nak."


Anak : "Lho kok . . . , apa tiap pengarang berbeda arti bu? (tanya sang anak semakin bingung)"

Ibu : "Kalau menurut Pusat Bahasa berarti kacau balau, tapi kalau Pemerintah, itu artinya keadaan seperti biasa."

Selengkapnya: Arti Kata Chaos

Jumat, Januari 08, 2010

Solusi Untuk Kelaparan

Salah satu negara miskin mengirim surat kepada FAO-PBB, isi suratnya sebagai berikut:

"Tuan-tuan, tolonglah kami. Negara kami sedang ditimpa bencana kelaparan... Banyak penduduk kami mati kelaparan. Tolonglah, bantulah kami untuk memecahkan masalah ini."

Seminggu kemudian, datanglah balasan:

"Setelah melakukan penelitian yang mendalam kami menemukan solusi untuk masalah anda: Kalau ada rakyat Anda yang kelaparan, beri saja makan secukupnya. Jangan lupa beri vitamin-vitamin yang menyehatkan!"

Selengkapnya: Solusi Untuk Kelaparan

Senin, Desember 21, 2009

Mantan Pacar Hilary Clinton

Pada pertengahan 1990-an, Seorang Presiden Amerika bersama istrinya berlibur ke Yogyakarta. Mereka berusaha menyamarkan wajah agar tidak dikenali oleh masyarakat. Akan tetapi ketika sedang melihat kehijauan sawah yang membentang, seorang lelaki bule yang sedang mencari tanah liat untuk bahan tembikar mengenalinya.

"Kamu Hilary ??! Masih ingat aku kan? Aku bekas pacarmu dulu sebelum kamu menikah dengan Clinton," kata lelaki tersebut.

"James? Tentu saja aku ingat. Tapi kok kamu bisa mengenaliku sih?," tanya Hilary heran.

"Apapun usahamu untuk menyamar, aku akan selalu mengenali matamu," kata si lelaki.

Dengan rasa cemburu, Clinton mengajak istrinya untuk kembali ke New York. Dalam perjalanan Clinton, Ngedumel, "Coba kalau kamu kawin sama lelaki tadi, apa jadinya...?"

"Hhmmm, dia jadi president dan kamu pencari tanah liat," jawab Hilary santai.

Selengkapnya: Mantan Pacar Hilary Clinton

Sabtu, November 07, 2009

Maksud Pak Taufik

Suatu saat seorang wartawan mewawancarai Taufik Kiemas mengenai fotonya yang berisi dirinya sedang memeluk Inul si ratu goyang ngecor.
Wartawan : "Kenapa Bapak memeluk Inul daratista si ratu goyang ngebor ?"

Dengan diplomatis Taufik Kiemas menjawab
Taufik kiemas:
"Maksud hati saya ingin memeluk Mega, tapi apa daya jangkauan tangan saya tak sampai !"

Selengkapnya: Maksud Pak Taufik

Kamis, Oktober 22, 2009

Dibalik Pahatan Mount Rushmore

Pahatan yang berbentuk wajah 4 presiden Amerika Serikat benar-benar merupakan karya yang luar biasa. Tetapi apakah anda pernah melihat apa yang ada di balik gunung tersebut? Sebuah karya lain yang tak kalah dahsyatnya.



Selengkapnya: Dibalik Pahatan Mount Rushmore

Sabtu, Oktober 17, 2009

Akibat Data Yang Berbeda

Tak lama setelah terjadi musibah jatuhnya pesawat terbang, berkumpulah para mentri, pakar lembaga survey Quick Count (hitung cepat), dan wartawan.

Wartawan: “Pak, korban tewas berapa orang?”

Mentri : “Semua awak dan penumpang tewas jadi ada 25 orang”.

Wartawan: “Menurut Anda sebagai seorang pakar ?”

Pakar : “23 orang tewas”.

Wartawan: “Koq lain?”

Pakar : ”Lah Pak Mentri ngitung secara manual, sedangkan saya ngitung secara Quick Count. Beda dong…”

Wartawan: “Pak Mentri gimana nih… yg bener mana? 23 atau 25?”

Pak Mentri merasa terteror oleh keterangan Sang Pakar Quick Count dg jumlah korban berbeda. Setelah pikir-pikir sejenak maka dia ngejawab dg mantaaap.

Mentri : “Emm... Emm... begini adik-adik wartawan, jumlah semua yg meninggal ada 25 orang, terdiri atas 23 orang tewas akibat kecelakaan pesawat, plus 2 orang meninggal ketika pesawat baru terbang”

Wartawan : “Akh masa... tau dari mana?”

Mentri : “Kalo nggak percaya tanya aja sama almarhum pilotnya”.

Selengkapnya: Akibat Data Yang Berbeda