Tampilkan postingan dengan label Humor Keluarga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Humor Keluarga. Tampilkan semua postingan

Senin, Desember 13, 2010

Dongeng Cinderella Oleh Konsultan Pajak

Seorang konsultan pajak baru saja membaca kisah Cinderella ke putrinya yang berumur empat tahun untuk pertama kalinya. Gadis kecil itu terpesona oleh cerita, terutama bagian di mana labu berubah menjadi kereta emas.

Tiba-tiba anaknya mengangkat pembicaraan, "Ayah, ketika labu berubah menjadi kereta emas, akan digolongkan sebagai pendapatan (income) atau keuntungan modal (capital gain) jangka panjang?"

Selengkapnya: Dongeng Cinderella Oleh Konsultan Pajak

Jumat, Desember 03, 2010

Kata Kata Mengerikan

Seorang pasangan muda menikah dan pergi bulan madu. Ketika mereka kembali, pengantin perempuan segera menelepon ibunya.

"Nak," kata ibunya, "bagaimana bulan madunya?"

"Oh, mama," dia menjawab, "bulan madu yang indah..."

Tiba-tiba dia meledak menangis. "Tapi, mama, segera setelah kami kembali Sam mulai menggunakan bahasa yang paling mengerikan - hal yang belum pernah aku dengar sebelumnya! Maksudku, 4 kata mengerikan! Mama harus membawaku pulang... PLEASE MAMA!"

"Sarah, Sarah," kata ibunya, "tenang, kamu harus tinggal bersama suamimu dan menyelesaikan hal ini! Sekarang, katakan padaku, apa yang bisa begitu mengerikan? Apa 4 kata itu?"

"Tolong jangan membuat saya memberitahumu, Mama," Sarah menangis, "Aku sangat malu karena kata itu terlalu mengerikan. DATANG JEMPUT AKU, PLEASE!"

"Sayang, kamu harus memberitahu mama apa yang telah membuat kamu begitu marah. Katakan pada ibumu 4 kata mengerikan itu!"

Masih terisak-isak, pengantin wanita itu berkata, "Oh, Mama... dia menggunakan kata-kata seperti: debu, mencuci, setrika, masak..."

"Wah! Aku akan menjemputmu dalam dua puluh menit," kata ibu.

Selengkapnya: Kata Kata Mengerikan

Selasa, November 23, 2010

Apakah Ulat Baik Untuk Dimakan?

Johnny: "Ayah, apakah ulat baik untuk dimakan?"

Bapa: "Bukankah sudah kukatakan, jangan pernah menyebutkan hal-hal seperti itu saat makan!" jawab ayahnya marah

Johnny pun diam dengan tenang.

Ibu: "Mengapa kamu mengatakan hal itu, Nak? Kenapa kau bertanya?"

Johnny: "Ini karena tadi saya melihat ada satu ulat di atas daun selada ayah, tapi sekarang sudah menghilang."

Selengkapnya: Apakah Ulat Baik Untuk Dimakan?

Rabu, November 17, 2010

Pulang Terlambat

Seorang remaja putri baru saja diberikan mobil oleh orang tuanya. Pada Sabtu malam dia pulang ke rumah sangat terlambat dari pesta.

Keesokan harinya ayahnya pergi ke halaman. Untuk mengambil koran dan kembali ke rumah sambil mengerutkan kening. Pada jam 11.30 pagi, ketika bangun tidur, gadis itu berjalan ke dapur, dan ayahnya bertanya, "Sayang, jam berapa kamu pulang?"

"Tidak ayah, aku tidak terlambat," jawabnya gugup.

Dengan tenang, ayahnya berkata "Sayang, kalau begitu aku harus berbicara dengan loper koran karena menaruh koran di bawah ban mobil.."

Selengkapnya: Pulang Terlambat

Kamis, November 11, 2010

Terlalu Banyak Bicara Tentang Diri Sendiri

Selama dua jam penuh, ada seorang wanita yang duduk di samping seorang pria di pesawat terbang yang bercerita tentang cucu-cucunya. Dia bahkan telah membuat sebuah album foto berbentuk plastik-foldout yang berisi foto dari semua cucu-cucunya yang berjumlah sembilan.

Dia akhirnya menyadari bahwa ia telah mendominasi seluruh percakapan tentang cucu-cucunya.

"Oh, saya sudah terlalu banyak berbicara, dan aku sangat menyesal. Aku tahu kau pasti memiliki sesuatu untuk disampaikan. Tolong, katakan padaku... apa pendapat Anda tentang cucu saya?"

Selengkapnya: Terlalu Banyak Bicara Tentang Diri Sendiri

Selasa, November 02, 2010

1 Mei

Kiki pagi itu kelihatan gembira sekali berangkat ke sekolah.

Ketika ditanya ayahnya mengapa ia lain dari biasanya, Kiki menjelaskan:

"Sekalang tanggal satu Mei, Ayah.., Kiki tidak sulit lagi menyebut nama bulan kalau ditanya Ibu Gulu, tidak sepelti bulan Januali sampai Aplil kemalin....."

Selengkapnya: 1 Mei

Jumat, Oktober 22, 2010

Kondom Murah

Pak Dul anaknya sudah lima, tapi nafsunya masih kenceng. Malam itu kembali ia siap tempur, tapi istrinya memintanya untuk beli kondom dulu agar tidak terjadi kehamilan. Jadi pergilah Pak Dul ke warung untuk membeli kondom.

Pak Dul: "Beli kondomnya."

Penjual: "Berapa?"

Pak Dul: "Satu saja."

Penjual: "Mau yang bagus atau yang biasa?"

Pak Dul: "Yang bagus berapa?"

Penjual: "Rp500, warnanya bening."

Pak Dul: "Kalau yang biasa?"

Penjual: "Rp400, tapi warnanya hijau."

Pak Dul: "Tapi uang saya cuma Rp300."

Penjual: "Ada sih yang Rp300, tapi warnanya hitam."

Pak Dul: "Nggak apa-apa deh."

Sesampainya di rumah, segeralah Pak Dul 'menggarap' istrinya. Sayangnya, karena kondomnya murahan, jadinya tidak efektif mencegah kehamilan. Beberapa tahun kemudian:

Anak: "Pak, kenapa sih kok cuma aku saja yang hitam, kakak-kakak yang lain kok nggak?"

Pak Dul: "Sudahlah, syukuri saja. (bergumam) Coba waktu itu aku tambah cepek (Rp100), ijo deh kamu...!"

Selengkapnya: Kondom Murah

Minggu, Oktober 10, 2010

Fungsi Jari Tengah

Dulu kala ketika Nyong Virus masih kecil, ia pergi berjalan-jalan bersama ayahnya. Ketika capek, mereka beristirahat, duduk di sebuah bangku. Lalu ayah Nyong Virus menceritakan tentang fungsi tiap jari.

"Jari telunjuk ini berfungsi untuk menunjuk sesuatu, jari jempol bisa kamu gunakan untuk membuka buku, jari kelingking untuk ngupil, jari manis untuk tempat cincin, dan fungsi jari tengah nanti Ayah beritahukan kalau kamu sudah menikah," kata si ayah.

Hari ini hari pernikahan Nyong Virus. Malam hari sebelum Nyong Virus masuk ke kamar pengantin, ia menemui ayahnya.

"Dulu ayah pernah berkata akan memberitahu fungsi jari tengah pada saat aku menikah. Kini aku sudah menikah, jadi sekarang tiba saatnya Ayah memberitahukannya."

Ayah Nyong Virus merangkulnya lalu berkata di telinganya, "Malam ini kamu pasti akan melakukan hubungan seksual dengan penuh gairah. Kemungkinan besar kamu akan melakukannya beberapa kali sehingga kamu capek. Nah, pada ketika kamu capek dan istrimu minta lagi, pada saat itulah kau gunakan jari tengahmu. Tempelkan pada jidatnya lalu bilang, 'Ayo tidur sana!'"

Selengkapnya: Fungsi Jari Tengah

Kamis, September 23, 2010

Kursus Pra-Kelahiran

Ketika anak kedua kami sedang dalam kandungan, istri saya dan saya mengikuti kursus pra-kelahiran yang ditujukan bagi pasangan yang sudah memiliki paling sedikit satu orang anak.

Instruktur mengangkat isu mengenai anak yang lebih tua. Ia berkata seperti ini:

"Beberapa orang tua berkata kepada anak yang lebih tua, kami sangat menyayangimu dan kami memutuskan untuk membawa anak lain dalam keluarga ini". Tapi memikirkan hal itu, bagaimana jika suatu hari suami Anda pulang ke rumah dan berkata, "sayang, aku sangat mencintaimu aku memutuskan untuk membawa pulang istri lain?"

Salah satu perempuan di situ langsung berbicara. "Apakah dia bisa memasak??"

Selengkapnya: Kursus Pra-Kelahiran

Rabu, September 08, 2010

Keturunan

Pulang sekolah, sambil berlari-lari Romi mendapati ibunya sambil bertanya:

"Bu, Pak Guru tadi bilang, sebenarnya kita ini keturunan monyet. Apa benar begitu, Bu?"

"Enggak tahu juga," sahut ibunya enggan. "Wong ... ibu belum mengenal semua keluarga ayahmu!"

Selengkapnya: Keturunan

Senin, September 06, 2010

Haus

Seorang anak laki² disuruh tidur oleh bapaknya karena waktu tidur malam sudah tiba...

Lima menit kemudian, dari dalam kamar terdengar suara: "Pa-ak..."

"Apa?"

"Saya haus. Tolong ambilkan air minum, ya?"

"Tidak. Sudah waktunya tidur. Lampu² sudah dimatikan."

Lima menit kemudian: "Pa-aaaak..."

"APA?" Bapaknya sudah mulai marah.

"Saya HAUS... Tolong ambilkan air minum, dong??"

"Sudah bapak bilang TIDAK! Kalau masih minta lagi, nanti bapak pukul pantatmu!!"

Lima menit kemudian: "Paaaa-aaaak..."

"APA??!!" Bapaknya menjadi marah sekali

"Kalau bapak masuk kamar untuk memukul pantatku, tolong sekalian bawakan air minum, ya?"

Selengkapnya: Haus

Kamis, Juli 01, 2010

Kenapa Anak Suka Nonton Televisi

TV Tidak Pernah Memarahi Penontonnya
Sementara masih ada orang tua yang sedikit-sedikit maunya marah. Memang sih, maksudnya baik, tapi caranya mungkin yang kurang pas.

TV Ada Warnanya
Padahal ada juga sih, orang tua yang berwarna (maksudnya wajahnya jadi merah kalau lagi ngomel).

TV Bisa Menghibur
Orang tua juga mampu menghibur, tapi paling-paling hanya sampai 2 jam saja. Kalau TV kan bisa berjam-jam.
TV Tidak Banyak Bertanya
Kalau pun bertanya, si anak tidak perlu takut salah memberi jawaban karena TV-nya tidak mendengar jawaban mereka.

TV Tidak Pernah Menyuruh Bobo Siang
Kalau itu sampai terjadi, tentu saja TV-nya tidak ada yang nonton.

TV Tidak Pernah Menyuruh Mengepel Lantai
Meskipun ada iklan yang menggambarkan bagaimana cara mengepel lantai dengan baik dan benar.

TV Tidak Sering Tanya PR
Kecuali acara pendidikan. Selebihnya adalah pertanyaan: "Ke mana acara liburanmu besok?"

Selengkapnya: Kenapa Anak Suka Nonton Televisi

Rabu, Juni 02, 2010

Kakek Tuli

Suatu hari ada seorang anak disuruh ibunya untuk membeli gula 1 kg.

Ibu: Nak, tolong belikan ibu gula satu kilo!

Anak: Iya bu!!

Dan anak itu pun pergi ke toko didekat rumah mereka. Kebetulan yang punya toko itu seorang kakek yang agak tuli, sehingga untuk berbicara harus agak keras.

Anak: KAKEK, BELI GULA 1 KILO!!!


Kakek tidak menjawab, anak itu pun teriak lebih keras lagi.

Anak: KAKEK, BELI GULA 1 KILO!!!!

Tetapi si kakek pun masih tidak menjawab. Anak itu lalu berteriak dengan suara ynag paling keras.

Anak: KAKEK.. BELI GULA 1 KILO!!!!!!!!

Kakek: (Dengan sikap yang agak marah, ia menjawab) KAMU INI NGAPAIN TERIAK TERIAK??? KAMU KIRA KAKEK TULI??? MAU BELI BERAS BERAPA KILO???

Anak: ??????

Selengkapnya: Kakek Tuli

Kamis, Februari 11, 2010

Berantem Gara-Gara Mailbox

Seorang suami mengantar istri dan anak lelakinya yang masih TK belanja persiapan pesta tahun baru malam ini. Karena ada perlu, sang suami pergi meninggalkan istrinya dan menyuruh mereka agar menghubungi lewat HP jika mereka udah selesai belanja.

Dua jam kemudian, sang istri udah selesai belanja dan menyuruh sang anak agar menghubungi ayahnya untuk menjemput mereka. Sang anak menghubungi cell phone ayahnya.

Telpon pertama, gak diangkat. Telepon kedua diangkat cewek, ketiga keempat diangkat cewek terus.

Sang ibu merasa gusar bertanya apa sudah tersambung dengan sang ayah.

Si anak menjawab polos bahwa dia menelepon berkali-kali dan yang mengangkat adalah seorang wanita.

Sang istri murka dan segera berkeliling bersama anaknya Supermarket mencari suaminya. Tak sengaja mereka berpapasan di lift dan tanpa babibu sang istri langsung melayangkan pukulan plak plok ke wajah suaminya.

Para pengunjung nampak kasihan melihat suami lemah tersebut dan melerai mereka. Salah seorang pengunjung memohon pada sang istri agar bersabar.

Sang istri yang kalap mulai menjelaskan tentang perselingkuhan suaminya, karena tiap anaknya telepon selalu ada suara wanita dalam HPnya.

Seorang pengunjung bertanya pada anak tersebut dan sang anak membenarkan. Sang anak bilang tiap dia menelepon HP ayahnya selalu ada wanita yang menjawab “Maaf anda terhubung dengan telkomsel Veronika...”

Selengkapnya: Berantem Gara-Gara Mailbox

Selasa, Februari 09, 2010

Burung Mati

Saya berada di pantai dengan anak-anak saya, ketika anak saya yang berumur 4 tahun berlari menghampiri saya, menggandeng tangan saya, dan mengajak saya jalan-jalan di pinggir pantai dimana seekor burung camar tergeletak mati di atas pasir.

"Mami, apa yang terjadi dengan burung itu?", si kecil bertanya.

"Ia mati dan sekarang ia pergi ke surga", saya menjawab.

Anak saya termangu sejenak dan kemudian berkata : "Mengapa Tuhan melemparkannya kembali ke bawah sini?"

"???!!!"

Selengkapnya: Burung Mati

Jumat, Januari 29, 2010

Sandal yang Berlainan Warna

Seorang bapak pergi dengan anaknya untuk berjalan-jalan menghirup udara segar. Belum berapa jauh berjalan, sang bapak sadar bahwa sandal yang dipakainya berlainan warna, yang kanan merah dan yang kiri berwarna biru.

Karena malas untuk kembali, ia menyuruh anaknya untuk pulang mengambilkan sandal yang betul, dan sementara itu ia menunggu di bawah pohon yang rindang. Setelah berapa lama, sang anak kembali dengan tangan kosong ....

"Kenapa kamu tidak bawa sandalnya ....?!!" ujar sang bapak gusar.

"Percuma, Pa ... soalnya sandal yang di rumah juga berlainan warna."

Selengkapnya: Sandal yang Berlainan Warna

Rabu, Januari 27, 2010

Makanlah Bayam Agar Pipi Merona

Bu Danny kesal sekali pada Tino anak laki-lakinya yang susah makan. Semua yang selalu di sajikan oleh Bu Danny untuk Tino selalu saja tidak pernah dihabiskannya.

"Nah, sekarang makan sayur bayamnya," kata Bu Danny.

"Itu akan memberikan warna pada pipimu."

"Mungkin juga begitu," kata Tino anaknya, "tapi siapa yang ingin punya pipi hijau?"

Selengkapnya: Makanlah Bayam Agar Pipi Merona

Selasa, Januari 26, 2010

Telur Gajah

Seorang petani yang biasa tinggal di atas gunung, suatu hari turun gunung untuk refreshing. Sesampainya di pantai, dia menemukan buah kelapa.

Karena belon pernah ketemu buah kelapa maka dia bertanya kepada anak kecil yang ada didekatnya : "Nak... apa ini?"

"Ooo... itu telur gajah pak..."

"Oooooooo..."

Lalu laki-laki tersebut membawa buah tersebut pulang ke rumah. Sesampainya dirumah dia menceritakan kepada keluarganya sekaligus mempersiapkan segala sesuatu untuk penetasan telur gajah tersebut.

Mulailah dia mengerami telur tersebut bergantian dengan istrinya. Dengan menggunakan sarung dia berjongkok diatas telur.

Setelah 1 minggu, anak gadis petani tersebut bertanya pada ayahnya : "Pak... udah netas belon?"

"Nggak tau tuh... coba aja kamu pegang... mungkin aja sudah netas..." jawab si ayah.

Lalu anak tersebut menjulurkan tangannya ke dalam sarung ayahnya dan meraba-raba...

"Pak... udah pak..., telurnya udah netas... belalainya udah kepegang sama saya..."

Selengkapnya: Telur Gajah

Senin, Januari 25, 2010

Menyuruh Istri Nonton Tinju

Seorang Pengusaha yang sangat menggemari tinju tidak bisa menyaksikan pertandingan besar di televisi karena harus menghadiri rapat penting. Maka dia menelpon isterinya untuk memintanya menyaksikan pertandingan tinju, bukannya menonton acara kegemarannya sendiri.

"Aku tahu kau tidak pernah menonton pertandingan tinju," kata si Pengusaha, "Tapi kau akan bisa memahami cukup banyak sehingga bisa menceritakannya kepadaku setelah aku pulang."

Maka isteri si Pengusaha ini pun menonton pertandingan tinju.

Dan setelah si Pengusaha pulang dia segera menghambur masuk rumah dan bertanya kepada isternya : "Nah, Sayang, siapa yang memenangkan pertandingan besar tadi?"

"Tidak ada yang menang," jawab isterinya,.

"Salah satu petinju terluka pada ronde pertama; maka mereka semua bubar dan pulang kerumah masing-masing."

Selengkapnya: Menyuruh Istri Nonton Tinju

Sabtu, Januari 23, 2010

Lupa Beli Tiket

Sepasang pengantin baru akan mengadakan perjalanan bulan madu menggunakan kereta api. Setibanya di stasiun si suami berkata, "Sayang, tunggulah di sini, aku akan membeli tiket dulu."

Sang suami langsung pergi membeli tiket, tapi secara tidak sadar dia membeli hanya satu tiket. Dia lupa kalau dia sudah menikah dan harus membeli dua tiket. Setelah membeli tiket, dia langsung kembali ke tempat istrinya yang sedang menunggu.

Begitu sang istri melihat kalau di tangan suaminya itu hanya ada satu tiket, maka menangislah dia. Sang suami yang bingung ikut pula melihat tangannya sendiri dan baru sadar kalau dia hanya membeli satu tiket.

Untuk menghibur istrinya dia berkata, "Ohhh sayang, saking gembiranya sampai-sampai aku lupa membeli tiket untuk diriku sendiri!"

Selengkapnya: Lupa Beli Tiket