Minggu, Januari 31, 2010

Mudik Ala Selebritis

Tidak hanya rakyat jelata yang mengenal budaya mudik. Pejabat, artis bahkan bintang Hollywood juga mudik. Siapa saja?

Artis yang selalu mudik: Mudik Koesnadi

Menteri yang selalu mudik: Menko Pulkam

Penyanyi yang mudik lewat Pantura: Alas Groban

Ibu hamil yang mudiknya ke RS: Pecah ke Tuban

Pet Detective yang menyelidiki jalur mudik: Ace Pantura

Jalur mudiknya Maradona: Jogja-Sragentina

Pedangdut yang mudiknya ngebor: Inul Aidin

Rute mudik yang melelahakan: CikAmPEK dehh...

Selengkapnya: Mudik Ala Selebritis

Sabtu, Januari 30, 2010

Rumah Bebas Banjir

Telepon berdering di kantor pemasaran perumahan di Jakarta.

Dari ujung terdengar suara marah2 seorang laki-laki yang rupanya penduduk sedang kebanjiran.

Penduduk: "Bapak ini bagaimana, jual rumah katanya 99 persen bebas banjir, baru saya pakai 1 tahun koq kebanjiran?"

Sales : "Kita khan tidak bohong pak, rumahnya emang 99 persen bebas banjir."

Penduduk: "Tidak bohong gundulmu! jelas-jelas ini sudah 2 hari banjir, barang saya taroh di atas semua."

Sales : "Bapak yang salah mengerti, 99 bebas banjir khan artinya 1 persen kebanjiran. Bapak sudah tinggal 365 hari disitu, kalau 2 hari kebanjiran wajar khan?"

Penduduk: "Sialan kamu, mana managermu! Mau saya tuntut kalian dipengadilan."

Karena takut si sales, memberikan telpon ke managernya.

Penduduk: "Heh... (berusaha sabar) itu anak buahmu jawab saya edan!"

Manager (tanpa rasa bersalah): "Pak, sabar saja, besok khan sudah selesai banjirnya. Kita emang jualnya 362 hari bebas banjir, yang 3 hari kebanjiran."

Penduduk: "Hah?"

Manager : "Jadi sesuai yang kami janjikan, banjir akan surut besok siang jam 12, atau pas 3.5 hari."

Penduduk: "Heh?"

Manager : "Sekarang siapa yang salah, saya atau bapak?"

Penduduk (marah besar dan membanting telponnya).

Besoknya si manager telpon si pelapor lagi: "Bener khan pak sudah surut? Bapak harusnya bersyukur dong bisa dapat liburan musim hujan."

Penduduk: "!@#$@!!!!!???"

Selengkapnya: Rumah Bebas Banjir

Jumat, Januari 29, 2010

Sandal yang Berlainan Warna

Seorang bapak pergi dengan anaknya untuk berjalan-jalan menghirup udara segar. Belum berapa jauh berjalan, sang bapak sadar bahwa sandal yang dipakainya berlainan warna, yang kanan merah dan yang kiri berwarna biru.

Karena malas untuk kembali, ia menyuruh anaknya untuk pulang mengambilkan sandal yang betul, dan sementara itu ia menunggu di bawah pohon yang rindang. Setelah berapa lama, sang anak kembali dengan tangan kosong ....

"Kenapa kamu tidak bawa sandalnya ....?!!" ujar sang bapak gusar.

"Percuma, Pa ... soalnya sandal yang di rumah juga berlainan warna."

Selengkapnya: Sandal yang Berlainan Warna

Kamis, Januari 28, 2010

Membagi Jatah Kambing

Sebuah desa miskin menerima bantuan dari pemerintah sebanyak 17 ekor kambing. Setelah diteliti, maka terpilihlah 3 orang yg paling berhak untuk menerima bantuan kambing itu.

Orang pertama berhak mendapat 1/2 bagian, orang ke-2 mendapat 1/3 bagian, dan orang ke-3 Mendapat 1/9 bagian.

Permasalahan muncul ketika ke 3 orang ini ingin mendapatkan kambing dalam keadaan hidup (utuh). Sang kepala desa puyeng mikirin ini, gimana caranya ngebagi kambing agar pas dan dalam keadaan utuh semua.

Di saat suasana sedang hot dan hampir menjadi kerusuhan, datanglah saya. Sesudah mengerti dengan keadaannya, saya jumpai Pak Kades dan saya pinjem 1 ekor kambingnya.

Pak kades terlihat nggak begitu rela, sampai akhirnya saya harus mejamin dan berjanji bahwa kambing itu pasti akan kembali.

Nah sekarang ada 18 ekor kambing, mari melakukan pembagian:

1/2 dari 18 = 9
1/3 dari 18 = 6
1/9 dari 18 = 2

Nah! 9+6+2 = 17 kan? Kemudian kambing pak Kades saya kembalikan lagi, seluruh penduduk desa berbahagia.

Selengkapnya: Membagi Jatah Kambing