Sabtu, November 07, 2009

Maksud Pak Taufik

Suatu saat seorang wartawan mewawancarai Taufik Kiemas mengenai fotonya yang berisi dirinya sedang memeluk Inul si ratu goyang ngecor.
Wartawan : "Kenapa Bapak memeluk Inul daratista si ratu goyang ngebor ?"

Dengan diplomatis Taufik Kiemas menjawab
Taufik kiemas:
"Maksud hati saya ingin memeluk Mega, tapi apa daya jangkauan tangan saya tak sampai !"

Selengkapnya: Maksud Pak Taufik

Cara Membedakan TNI AU, AL, dan AD

Ada 2 orang sahabat sedang mengobrol-obrol sejenak,

Anto : "Eh, loe kan tahu ya bangsanya militer gitu, loe kan sering baca majalah militer, lu tahu ga ciri-ciri yang paling gampang diliat TNI angkatan udara, laut dan darat."

Fakhri: "Itu mah gampang, coba aja orang itu lu tolong kalo dia jawab 'Terima kasih yang setinggi-tingginya' berarti dia angkatan udara, kalo 'Terima kasih yang sedalam-dalamnya' berarti angkatan laut, kalo 'Terima Kasih yang seluas-luasnya' berarti angkatan darat..."

Selengkapnya: Cara Membedakan TNI AU, AL, dan AD

Kabar Buruk Bertubi-Tubi

Suatu sore telepon berbunyi.

"Hallo, Pak Juri? Ini saya, tuan, Dodo, pembantu di villa Bapak..."

"Oh iya. Ada apa, Do? Ada masalah?"

"Anu..saya nelepon cuma mau ngasih tau, burung kakaktua bapak mati.."

"Kakaktua saya? Mati? Yang pernah menang di Lomba Tingkat Dunia itu??"

"Ya tuan... yang itu"


"Waduh sial juga ya... lumayan banyak juga tuh duit keluar buat ngelatih tu burung... matinya kenapa, Do?"

"Gara-gara makan daging busuk, tuan"

"Daging busuk?? Siapa yang ngasih dia daging busuk??!!"

"Ngga ada tuan..dia cuma makan daging kuda yang udah mati."

"Kuda mati? Kuda mati apa??"

"Kuda punya tuan."

"Kuda yang menang pacuan internasional itu?!!!"

"Iya tuan, Dia mati kecapen setelah narik gerobak tong air."

"Lu gila ya? gerobak air apaan???"

"Gerobak air buat madamin api, tuan..."

"Ya ampuun... api apa lagi???"

"Api di rumah tuan! Ada lilin yang jatuh dan apinya kena tirai... trus merembet deh."

"Ja..jadi..maksud lu villa mewah gua itu ancur berantakan gara-gara lilin?!!!"

"Begitulah, tuan."

"Tapi kan disitu banyak lampu!!! Tu lilin buat apaan???"

"Buat pemakaman, tuan."

"Demi Tuhan, pemakaman apa doooo??!!"

"Pemakaman istri Tuan... Suatu malam dia berjalan-jalan di dalam rumah yang gelap gulita, saya pikir maling, jadi saya hajar aja dia pake tongkat golf Nike tuan..."

Sunyi....,

Sunyi cukup lama....

"Doooo!!!... lu bener-bener dalam bahaya besar, KALO STICK GOLF KESAYANGAN GUE PATAH..."

Selengkapnya: Kabar Buruk Bertubi-Tubi

Melamar Hantu

Budi bertandang ke rumah gadis yang dikenalnya semalam sesuai petunjuk alamat yang diberikan kepadanya. Ketika bertemu dengan orang tua si gadis, dengan penuh harap, Budi berbicara dengan bapak si gadis.

Budi: Maaf, Pak, semalam saya berkenalan dengan Rini, anak Bapak. Entahlah, saat itu juga saya jatuh hati kepadanya dan Rini sendiri sudah bersedia menjadi pendamping saya. Untuk itulah saya datang kemari, untuk melamar Rini.

Bapak (dengan wajah pucat pasi): Lho, adik ini bagaimana? Rini anak saya itu sudah meninggal 7 hari yang lalu karena kecelakaan!

Budi: Tidak apa-apa kok, Pak, saya sendiri juga sudah meninggal 100 hari yang lalu.

Selengkapnya: Melamar Hantu